Cara Rekap Komisi Affiliate TikTok Shop dari File Laporan (Pending, Cair, Retur)
Tim KomisiKu · · 8 menit baca
Semakin banyak produk yang kamu promosikan, semakin sulit menjawab pertanyaan sederhana: "Bulan ini aku sebenarnya dapat berapa?" Dashboard affiliate menampilkan banyak angka, tapi tidak selalu dalam bentuk yang kamu butuhkan — misalnya perbandingan dengan bulan lalu atau komisi per produk dalam rentang tanggal tertentu.
Solusinya adalah rekap komisi affiliate TikTok secara rutin dari file laporan yang bisa kamu ekspor. Berikut cara melakukannya dengan rapi.
Langkah 1: Ekspor laporan dari dashboard affiliate
Di dashboard affiliate TikTok Shop, cari menu laporan pesanan atau komisi, pilih rentang tanggal, lalu ekspor ke file CSV atau Excel (XLSX). Nama menu dan susunan kolom bisa berubah karena TikTok rutin memperbarui tampilannya, tapi isi file biasanya memuat:
- ID pesanan
- Waktu pesanan dibuat
- Nama dan ID produk
- Nama toko
- Harga dan jumlah
- Persentase komisi
- Estimasi atau aktual komisi
- Status pesanan/komisi
Tips: pilih rentang tanggal yang sedikit tumpang tindih dengan ekspor sebelumnya (misalnya mundur 7 hari). Pesanan lama yang statusnya berubah — dari pending menjadi cair atau retur — ikut terbarui.
Langkah 2: Pahami kolom yang penting
Tidak semua kolom perlu kamu rekap. Fokus pada kolom berikut:
| Kolom | Kegunaan |
|---|---|
| ID pesanan | Kunci unik untuk mencegah data ganda |
| Tanggal pesanan | Menentukan komisi masuk ke hari/minggu/bulan apa |
| Nama/ID produk | Ranking produk terlaris |
| Nilai komisi | Angka utama yang dijumlahkan |
| Status | Memisahkan pending, cair, dan retur |
Kolom harga, jumlah, dan persentase berguna untuk mengecek ulang nilai komisi. Jika nilai komisi kosong, kamu bisa menghitungnya dengan rumus di artikel cara hitung komisi affiliate TikTok.
Langkah 3: Cegah data ganda
Ini kesalahan paling sering terjadi saat rekap manual. Jika kamu menempelkan laporan minggu ini ke spreadsheet yang sudah berisi laporan minggu lalu, pesanan yang muncul di kedua file akan terhitung dua kali.
Aturan sederhananya: satu ID pesanan (untuk satu produk) hanya boleh muncul sekali. Jika ID yang sama muncul lagi di laporan baru, perbarui datanya — jangan tambahkan baris baru. Di spreadsheet, kamu bisa memakai fitur Remove duplicates berdasarkan kolom ID pesanan, lalu menyimpan baris dengan data terbaru.
Perlu diingat, satu pesanan bisa berisi lebih dari satu produk. Jika laporan kamu memiliki kolom ID produk, gabungkan ID pesanan dan ID produk sebagai kunci unik.
Langkah 4: Pisahkan berdasarkan status
Setelah data bersih, kelompokkan komisi ke dalam tiga status:
- Pending — pesanan belum selesai atau masih dalam masa pengembalian.
- Cair — komisi final dan sudah atau akan masuk ke saldo.
- Dibatalkan/retur — komisi tidak dibayarkan.
Istilah status di file laporan bisa bermacam-macam, misalnya Pending, Settled, Completed, Cancelled, Refunded, atau versi Bahasa Indonesianya. Buat aturan pemetaan yang konsisten, misalnya semua status yang mengandung kata "batal", "retur", atau "refund" dianggap dibatalkan.
Rumus penghasilan riil yang aman: total komisi = pending + cair, sedangkan komisi pasti = cair saja.
Langkah 5: Buat ringkasan yang berguna
Data mentah baru berguna setelah diringkas. Minimal, buat ringkasan berikut:
- Total komisi hari ini, minggu ini, dan bulan ini.
- Perbandingan dengan periode sebelumnya — misalnya bulan ini sampai tanggal 15 dibanding bulan lalu tanggal 1–15. Membandingkan setengah bulan dengan satu bulan penuh akan menyesatkan.
- Grafik tren harian untuk melihat hari-hari ketika video kamu meledak.
- Ranking produk berdasarkan total komisi dan jumlah terjual.
- Produk yang turun performanya dibanding periode sebelumnya, supaya kamu tahu kapan harus mengganti produk atau membuat konten baru.
Langkah 6: Jadikan rutinitas
Rekap terbaik adalah rekap yang konsisten. Jadwal yang realistis untuk kebanyakan kreator:
- Setiap Senin pagi: ekspor laporan 14 hari terakhir dan perbarui rekap.
- Setiap akhir bulan: bandingkan pencapaian dengan target bulanan.
Kamu juga bisa menaruh jadwal rekap ini di kalender konten yang sama dengan jadwal posting. Lihat cara membuat jadwal konten affiliate untuk contoh template mingguan.
Rekap otomatis tanpa spreadsheet
Merekap manual di spreadsheet bisa dilakukan, tapi memakan waktu dan rawan salah rumus. Di KomisiKu, kamu cukup upload file CSV/XLSX dari dashboard affiliate:
- Kolom file dipetakan sekali, lalu upload berikutnya otomatis.
- Data ganda dicegah berdasarkan ID pesanan.
- Komisi langsung terpisah menjadi pending, cair, dan dibatalkan.
- Dashboard menampilkan total hari ini, minggu ini, bulan ini, lengkap dengan perbandingan dan grafik tren.
Daftar gratis dan coba dengan laporan kamu sendiri — tanpa kartu kredit.